Jumat, 21 Mei 2010

MARI KITA TUNGGU LAUNCHING BUKU

JUDUL “PENGELOLAAN SUMBERDAYA BERKELANJUTAN”
OLEH : DR. IR. QUIRINO DADANG ERNAWANTO

PENELITI BALAI PENGKAJIAN DAN PENERAPAN TEKNOLOGI PERTANIAN (BPTP)
KARANGPLOSO JAWA TIMUR

Kesadaran suatu bangsa terbentuk melalui pengalamannya, baik pengalaman sukses maupun pengalaman kegagalan, amat menentukan interpretasi (pemahaman) mereka tentang pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Berhubung pengalaman suatu bangsa yang mempengaruhi kesadaran tersebut tidaklah statis, maka interpretasi mereka tentang pembangunan juga tidak statis atau sifatnya dinamis. Melalui mata rantai berbagai pengalaman terjadilah pergeseran-pergeseran dalam paradigma pembangunan.
Outline buku ini membahas tentang konsep pembangunan berkelanjutan. pembangunan berkelanjutan oleh banyak pihak dinilai sebagai konsep pengembangan masyarakat yang paling prospektif / menjanjikan untuk mengangkat harkat / martabat manusia di masa mendatang. Konsep ini merupakan kritik tajam terhadap teori pembangunan yang semata-mata bertumpu pada pertumbuhan ekonomi, karena pertumbuhan ekonomi tidak bisa menyelesaikan dialektika internalnya sendiri ketika hasil-hasil pembangunan tidak “menetes” ke segenap lapisan masyarakat walaupun GNP menunjukkan peningkatan yang luar biasa atau terjadi penumpukan akses / modal pada segelintir orang. Kemudian buku ini menjelaskan sumberdaya alam dapat dikelompokkan ke dalam 2 (dua) kelompok yaitu (1) kelompok sumberdaya alam yang tidak dapat diperbaharui atau sumberdaya alam yang akan habis (exhaustible resources, finite resources, stock resources, fund resources) lazim dianggap bahan dasar, mencakup sumberdaya energy dan bahan mineral, dan (2) kelompok sumberdaya alam yang dapat diperbaharui atau sumberdaya yang tidak akan habis (renewable resources, in-exhaustible resources, flow resources) pada hakikatnya bersifat lestari.
Ada hal yang menarik dalam buku ini, yaitu menjelaskan pengelolaan sumberdaya lahan dan lahan kritis. Rencana penggunaan lahan harus disesuaikan atau tergantung dari kemampuan sumberdaya lahan itu sendiri untuk dapat diusahakan bagi suatu penggunaan tertentu. Oleh karena itu, terlebih dahulu harus diketahui potensi dari sumberdaya lahan itu sendiri. Hal ini dapat mendukung suatu kegiatan usaha tani tertentu serta tindakan-tindakan yang diperlukan agar lahan tersebut dapat memberikan hasil yang optimal secara berkelanjutan. Kemudian buku beliau menjelaskan seputar tanah. Ciri-ciri alam sering kurang dimengerti. Bagi kita tanah merupakan salah satu ciri yang ditemukan di mana saja dan kelihatannya selalu dekat dengan kita. Oleh karena hal itu maka kita tidak berusaha menjawab pertanyaan apa itu tanah, dari mana datangnya tanah dan apa sifatnya. Mungkin kita tidak menyadari bahwa sebetulnya tanah di satu tempat berbeda dengan tanah di lain tempat. Dan barangkali sebagian besar dari kita tidak mengetahui, apa yang menyebabkan adanya perbedaan tersebut.
Selain itu, buku ini menjelaskan bahan organik tanah mineral. Biasanya pengaruh bahan organik terhadap baik sifat fisik maupun kimia secara tidak sebanding melebihi jumlah bahan organik yang terdapat dalam tanah. Setengah dari kapasitas tukar kation tanah biasanya berasal dari bahan organik dan merupakan pemantap agregat tanah yang tiada taranya. Selanjutnya bahan organik merupakan sumber energi bagi jasad mikro yang kegiatannya baru saja dibahas. Yang tidak kalah seru dan bisa menambah pengetahuan kita semua, buku ini menjelaskan pembentukan, klasifikasi dan survei tanah. Mempelajari hal-hal yang beragam di alam memerlukan suatu sistem pemilahan, yang untuk selanjutnya disebut klasifikasi. Untuk tanah klasifikasi sangatlah diperlukan. Nilai dari percobaan-percobaan akan sangat terbatas atau mungkin juga membingungkan bila hubungan tanah satu sama lain tidak diketahui. Tanpa mengenal berlangsungnya pembentukan tanah serta persamaan dan perbedaan sifat-sifat profilnya, menyebabkan pengetahuan mengenai keperluan tanaman ditinjau dari tanah menjadi tidak berarti. Untuk sampai pada pengertian demikian tiga hal harus diperhatikan, yaitu : (a) genesis tanah atau pembentukan tanah dari bahan induknya, (b) klasifikasi tanah dan (c) survai, interpretasi dan penggunaan tanah. Mari kita dukung launching buku ini yang akan segera dilakukan oleh penulis. Terima kasih.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar